Bacalah dan amini do'a qunut nazilah ini niatkan untuk saudara-saudara muslim kita yang tengah ditimpakan musibah dan cobaan.
Terjemahan:
"Ya Allah, sesungguhnya kami letakkan Engkau di batang leher musuh-musuh kami, dan kami berlindung denganMU dari kejahatan mereka. Ya Allah, hancur leburkanlah kumpulan-kumpulan mereka! Kacau-bilaukan persatuan mereka! Cerai-beraikan pakatan mereka! Goncangkan pendirian mereka! Hantarkan ke atas mereka anjing-anjing Kamu! Wahai Tuhan Yang Gagah Perkasa, Wahai Tuhan Yang Bersifat Murka, Wahai Tuhan Yang Maha Menyiksa, Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah. Wahai Tuhan yang menurunkan Al-Quran, wahai Tuhan yang menggerakkan awanan, wahai Tuhan yang menewaskan bala tentera Ahzab, kalahkanlah mereka, menangkanlah kami ke atas mereka…"
Ya Allah, sesungguhnya kami bermohon pertolonganMU, kami meminta ampun kepadaMU, kami memohon petunjuk dariMU, kami beriman kepadaMU, kami berserah kepadaMU dan kami memujiMU dengan segala kebaikan, kami mensyukuri dan tidak mengkufuriMU. Ya Allah, hentikanlah segala macam kezaliman dan permusuhan, bantulah saudara-saudara seIslam kami di mana sahaja mereka berada. Angkatlah dari mereka kesusahan, bala, peperangan dan permusuhan. Ya Allah, selamatkanlah saudara seIslam kami di Gaza yang dizalimi oleh kekejaman rejim zionis dari segala keburukan dan hindarkanlah mereka segala bala, kerana tiada sesiapa yang dapat menghindarkannya melainkan Engkau, ya Allah. Allahumma Aameen.
Jangan lupakan mereka disetiap do'amu.(AAH/usudullah)
Ini adalah nasheed dari tim nasheed Firqtul Wa'd. Nasheed ini menggambarkan semangat tembakan roket Izuddin Al-Qassam yang meluluhlantakkan Israel. Nasheed ini populer di tahun 2009. Namun, tanggal 14 November 2012, Nasheed ini kembali diunggah di YouTube.
berikut adalah lirik dari Nasheed tersebut:
Tembak, tembak, tembak, tembak
Tembakkanlah roket Al-Qossam, tembakkan ke dalam hati kegelapan
Tembakkanlah, pembelasanmu telah datang yang menyapu dan mengguncang dengan ranjau
Tembaklah, kemuliaan memanggil kita
goncanglah sarang musuh kita
Janganlah lemah, telah tiba waktu membalas
siapkanlah roket siapkan
tembak, tembak, tembak
Tembakkanlah roket Al-Qossam,
Tembakkanlah roket Al-Qossam, tembakkan ke dalam hati kegelapan
Tembakkanlah, pembelasanmu telah datang yang menyapu dan mengguncang dengan ranjau
Ini adalah buatan tangan kami
sedangkan Allah yang Maha Esa yang melindungi kami
Wahai pencaplok (Israel), rakyatku tidak akan tunduk
roketku siap untuk ditembakkan
tembak, tembak, tembak
Tembakkanlah roket Al-Qossam,
Tembakkanlah roket Al-Qossam, tembakkan ke dalam hati kegelapan
Tembakkanlah, pembelasanmu telah datang yang menyapu dan mengguncang dengan ranjau
Tanyakanlah kepada Gaza tentang kami, tanyakanlah tentang kami
Hinalah penjajah itu dan tidak pantas untuk disini
Siapkanlah kafanmu wahai pencaplok
Engkau akan dikejutkan dengan pembalasan yang memukul
Tembak, tembak, tembak
Tembakkanlah roket Al-Qossam,
Tembakkanlah roket Al-Qossam, tembakkan ke dalam hati kegelapan
Tembakkanlah, pembelasanmu telah datang yang menyapu dan mengguncang dengan ranjau
Zionis, jika kalian menyiapkan kami akan siap
Apa yang tutup, sudah kam tutup duluan
Sujud dan majulah wahai penembak
Roket kemuliaan telah menggelegar
Tembak, tembak, tembak
Tembakkanlah roket Al-Qossam,
Tembakkanlah roket Al-Qossam, tembakkan ke dalam hati kegelapan
Tembakkanlah, pembelasanmu telah datang yang menyapu dan mengguncang dengan ranjau
*Sumber
Raja Faisal bin Abdul Azin bin Abdurrahman Alu Su'ud, adalah salah seorang raja yang pernah memerintah Arab Saudi. Berbeda dengan para penerusnya yang terkesan loyo dan sembodo dengan israel karena merupakan sekutu terbaiknya amerika yang di mana Arab Saudi pun saat ini bersekutu dengan Amerika. Raja Faisal dengan lantang menyerukan jihad fi sabilillah melawan Israel. Seruan ini bukanlah semata-mata karena rasa kesukuan karena rakyat Palestina yang dizhalimi oleh Israel masih dalam kesukuan Arab. Atau rasa kebangsaan. Tapi ini lebih dari itu, seruan Raja Faisal ini bertujuan untuk membela Dienul Islam dan Masjidil Aqsha yang sudah tak terhitung berapa kali dilecehkan dan dihinakan oleh bangsa kera dan babi itu. Berikut video dan transkip terjemahan dari pidato jihad Raja Faisal tersebut.
“Saudara-saudaraku, apa yang kita tunggu? Apakah kita mau menunggu nurani dunia? Dimanakah nurani dunia itu?
Sesungguhnya Al-Quds yang mulia memanggil kalian dan meminta tolong kepada kalian, wahai saudara-saudara, , agar kalian menolongnya dari musibah dan apa yang menimpanya. Apa yang membuat takut kita? Apakah kita takut mati? Dan adakah kematian yang mulia dan utama dari orang yang mati berjihad di jalan Allah.
Wahai saudaraku kaum muslimin, kami menginginkan kaum dan kebangkitan Islam, yang tidak dimuliakan oleh kesukuan, kebangsaan, dan juga partai. Tapi dakwah Islamiyah, seruan kepada jihad fi sabilillah, di jalan membela agama dan akidah kita, membela kesucian kita. Dan aku berharap kepada Allah, jika menetapkan aku mati, maka tetapkanlah aku syahid fi sabilillah.
Saudaraku
Maafkanlah aku, agar kalian tidak menuntutku. Karena sesungguhnya ketika aku berteriak, masjid mulia kita dihinakan dan dilecehkan, dipraktekkan di dalamnya kehinaan, kemaksiatan, dan penyimpangan moral.
Sesungguhnya aku berharap kepada Allah dengan ikhlas. Jika Ia tidak menetapkan kami untuk berjihad dan membebaskan tanah suci, maka janganlah palingkan aku sesaat darinya di hidupku”

Video tentara zionis laknatullah merebut paksa dan meratakan tanah muslimin Palestina secara zholim dengan menggunakan buldozer dan alat-alat berat untuk meratakan kebun milik muslim Palestina tersebut. Seorang warga Palestina dengan berani dan lantang berteriak "kulluna Usamah bin Ladin (kami semua Usamah bin Ladin)" dihadapan pasukan zionis laknatullah.
Jangan lupakan mereka disetiap do'a mu. Mereka saudara kita. Mereka saudara kita. Mereka saudara kita.

Bantahan pertama terkait klaim sepihak Ratna Sarumpaet bahwa kelompok-kelompok liberal mewakili silent majority (istilah untuk kelompok atau masyarakat yang tidak mengekspresikan pendapat mereka secara terbuka-red), menurutnya pengakuan tersebut merupakan pengakuan yang tidak memiliki fakta.
“Kelompok yang selalu mengklaim silent majority, seolah-olah mewakili silent majority, padahal nggak ada itu. Kita pernah uji lapangan kok, itu tidak terbukti, itu omong kosong besar,” kata Munarman.
Kedua, Munarman membantah kesan yang dibangun bahwa negara tunduk dan dikontrol oleh tekanan kelompok Islam saja.
“Seolah-olah negara mengikuti kelompok tertentu, tuduhannya kan kepada kelompok Islam. Itu mereka meminta membubarkan FPI, menekan-nekan negara, itu kan hendak mengendalikan negara juga. Dulu mereka meminta dibatalkannya RUU APP mengendalikan negara juga,” lontarnya.
Lebih dari itu, menurutnya jika mereka merupakan liberal sejati, seharus membebaskan pula kelompok mana pun berpartisipasi menuntun negara, bukan malah membatasi kelompok lain.
“Satu sisi umat Islam dilarang mengendalikan negara, sementara dengan bebasnya mereka mau mengendalikan negara, ini kan gak bener. Kalau betapa seorang liberal, mestinya dibebaskan saja kita sama-sama mengendalikan negara. Jangan seolah-olah umat Islam mengendalikan negara haram tidak boleh, tapi kalau mereka liberal-liberal itu mengendalikan negara itu halal, boleh,” beber Munarman.
Sambung ketua bidang Nahi Munkar DPP FPI ini, sikap kelompok liberal dalam mengopinikan negara dikendalikan oleh kelompok Islam saja adalah ketidakjujuran mereka dalam bernegara dan pengkhianatan terhadap ideologi mereka sendiri.
“Itu cara berfikir yang tidak liberal justru, mengkhianati liberalisme sendiri. Jadi tidak betul kalau liberal, mereka fasis juga, cuma fasis dalam liberalisme,” tegasnya
Munarman juga membantah pernyataan Ratna Sarumpaet yang seolah-olah kelompok Islam tidak mengurus persoalan kemiskinan, penzholiman terhadap TKI di luar negeri, dan persoalan korupsi. Menurut Munarman, pernyataan tersebut tidak benar, karena seluruh ormas Islam sudah bekerja menangani kemiskinan.
Bahkan terkait persoalan TKI yang mengalami masalah di Arab Saudi, FPI sudah mengadvokasi dan memberi bantuan langsung ke rumah sakit di Madinah, ketika pihak-pihak lain belum dapat menembus ke sana.
“Saya ikut menghantarkan uang itu sendiri, tapi kan tidak ada meliput hal seperti ini,” jelas pengacara muda ini, yang sebelumnya didahului oleh Habib Selon ketika membantah Ratna sekaligus menjelaskan bahwa FPI juga peduli pada persoalan korupsi dan sudah membuat posko di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ia pun menegaskan bahwa umat Islam justru yang bekerja untuk kemanusiaan bukan kelompok liberal yang selama ini mengklaim mewakili masyarakat umum.
“Jangan seolah-olah umat Islam tidak melakukan apa-apa untuk kemanusiaan, seolah-olah kamilah yang melakukan untuk kemanusiaan, itukan omong kosong juga menurut saya, gak ada. Kita juga bekerja untuk kemanusiaan juga kok, bukan mereka yang mengklaim kelompok-kelompok mewakili mayoritas, padahal tidak ada yang mewakili mayoritas,” tambahnya.
Munarman juga menantang kelompok liberal untuk membuktikan bahwa mereka mewakili masyarakat mayoritas secara riil, dan menghentikan klaim sepihak yang selalu mereka bangun.
“Saya kira kalau dipertandingkan misalnya, Kita uji saja, kita ilmiyah, faktual, saya tidak mengkhayal-khayal. Itu kelompok di internet yang minta bubarkan JIL atau minta bubarkan FPI yang banyak? Minta bubarkan JIL yang lebih banyak ! Mana ada klaim-klaim begitu, berhentilah mengklaim-klaim mewakili mayoritas. Kita mewakili diri kita sendiri, jadi jelas ideologi kita, bahwa yang diwakili adalah kelompok liberal, bahwa mereka kepinginnya tidak ada larangan apapun bebas-sebebas-bebasnya,” tuturnya.
Dia pun mengutarakan pandangan bahwa jika persoalan kenegaraan dikembalikan kepada parameter konstitusi, tidak ada masyarakat harus berpedoman kepada ukuran kemanusiaan, melainkan kepada religiusitas.
“Tidak ada di konstitusi itu kita harus menghormati kemanusiaan, ini berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Pada pasal 28 konsitusi juga, ini mesti kelakuan-kelakuan kita juga harus menghormati norma-norma budaya dan agama setempat. Jadi mengada-ada juga Lady Gaga disuruh pakai kebaya, yang fakta-fakta saja,” pungkas Munarman disambut tepuk tangan hadirin. (bilal/arrahmah.com)
MALI (Arrahmah.com) - Mujahidin Ansar al-Din dan Al-Qaeda in the Islamic Maghreb (AQIM) telah menguasai beberapa kota besar di Mali, Afrika Barat dimana Mujahidin tengah memulai penerapan Syari'at Islam. Salah satu kota besar yang kini dikontrol Mujahidin adalah kota Timbuktu, Mujahidin telah mulai menerapkan Syari'at Islam, seperti yang dilaporkan Mujahidin dan saksi mata dari warga setempat.Ini adalah video yang diliput oleh TV Prancis France2, dipublikasikan di Youtube pada (11/4/2012), menunjukkan sejumlah Mujahidin melakukan operasi pemberantasan kemaksiatan di kota Timbuktu. Mujahidin menghancurkan minuman-minuman keras (miras) dan menghancurkan simbol-simbol kesyirikan seperti berhala dan alat-alat yang digunakan untuk melakukan ritual kesyirikan.
Ketika sedang menghancurkan kemaksiatan, Mujahidin melafalkan Ayat Allah yang artinya, "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap." (QS. Al-Israa: 81)
Subhanallah...Allahu Akbar, kebatilan pasti akan hancur!
***
Dari Abdullah bin Mas’ud meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah masuk kota Mekkah. Kala itu disekitar Ka’bah terdapat tiga ratus enam puluh patung. Beliau langsung menusuk patung-patung itu dengan kayu seraya bersabda: “Telah datang kebenaran, dan hancurlah kebatilan..” HR. Al-Bukhari (2346) dan Muslim (1781).(siraaj/arrahmah.com)
(Usudullah) Fenomena anti JIL, singakatan dari jaringan islam liberl (baca: jaringan iblis laknatullah) banyak mencuat belakangan ini. Ini semua sebagi respon akan demo anti FPI dibundaran HI oleh massa JIL yang terdiri dari orang liberal yang sok tau Islam, produser nyeleneh, cewek-cewek berpakaian seksi, banci-banci kaleng dan preman bertatto. Mereka kompak berkoar-koar untuk membubarkan FPI. Aneh, kata pembubaran yang seharusnya dialamatkan untuk mereka sendiri. Ahli maksiat mau membubarkan ormas Islam??? mimpi yang kejauhan kaleee...Seorang artis terkenal ibukota, Fauzi Baadila tak mau ketinggalan untuk aksi anti JIL. Meski mengakui dirinya masih 'begajulan', Fauzi memiliki komitmen yang kuat dalam membela Islam dan melawan pemikiran liberal, terutama melalui aktivitasnya di Twitter. Kontribusi dan semangatnya luar biasa, dan kerendahhatiannya pun perlu dicontoh oleh semua orang.
Video yang diunggah ke youtube dengan akun AbdulWahidAbdullah, menayangkan video berdurasi 32 detik dan diberi nama "Fauzi Baadila for #IndonesiaTanpaJIL !". Video ini diawali dengan kemunculan sang artis, Fauzi Baadila seraya mengancungkan jari telunjuknya dan mengucapkan "Indonesia Tanpa JIL". Kemudian, video dengan latar belakang suasana jalanan tersebut memunculkan tulisan "Karena Indonesia Lebih Asik Tanpa JIL", dan kemudian ditutup dengan tulisan #IndonesiaTanpaJIL beserta logo facebook dan twitter.
Inilah video seorang ulama syi'ah sedang berceramah di depan jamaahnya. Antum bisa melihat dibelakang ulama ini terdapat gambar sosok yang diakui oleh kaum syi'ah sebagai sosok Imam Ali mereka. Ditengah ceramahnya tersebut, tiba-tiba kipas angin yang terdapat di atas ulama syi'ah ini terlepas dan langsung menghantam tubuh dari ulama syi'ah ini hinga ia tersungkur. Ini lah salah satu azab Allah kepada kaum yang mengaku Islam namun mulut mereka penuh hujatan kepada para Sahabat dan Istri Nabi yang merupakan generasi Islam terbaik.Semoga Allah senantiasa munujuk kita ke jalanNya yaitu jalan orang yang telah berhasil mengemban Agama Islam ini hingga ajal menjemput mereka. Amin...

Video muraottal Al-Qur'an Al-Karim yang sanggat indah dibawakan oleh seorang mujahid yang istiqamah dalam berjihad hingga akhirnya menemunkan kesyahidannya (insya Allah), dialah Syaikh Dr. Abdullah Azzam Rahimahullah. Berikut video muttoal beliau.
"Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu : "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudaratan kepada-Nya sedikit pun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu". (Qs. At-Tawbah : 38-39)
"Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat daripada-Nya, keridaan dan surga, mereka memperoleh di dalamnya kesenangan yang kekal, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar". (Qs. At-Tawbah : 20-22)
Allahu Akbar. Para mujahidin filiphina yang tergabung dalam brigade abu sayyaf menyergap dan menyerbu patroli tentara-tentara kafir filiphina yang berada di basilan. Kontak tembak tak terelakkan. Mujahidin abu sayyaf berhasil menewaskan 13 tentara kafir filiphina dan memperoleh banyak harta ghonimah dari hasil penyergapan itu. Berikut video perperangan antara mujahidin filiphina, abu sayyaf vs tentara nasional filiphina.{فَإِذا لَقِيتُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا فَضَرْبَ الرِّقَابِ حَتَّى إِذَا أَثْخَنتُمُوهُمْ فَشُدُّوا الْوَثَاقَ فَإِمَّا مَنًّا بَعْدُ وَإِمَّا فِدَاء حَتَّى تَضَعَ الْحَرْبُ أَوْزَارَهَا ذَلِكَ وَلَوْ
يَشَاء اللَّهُ لَانتَصَرَ مِنْهُمْ وَلَكِن لِّيَبْلُوَ بَعْضَكُم بِبَعْضٍ وَالَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَلَن يُضِلَّ أَعْمَالَهُمْ}
في كمين محكم في منطقة (زولو باسيلان) بعد معركة دامت ساعة ونصف تمكن إخوانكم في جماعة أبو سياف من قتل 13 جندي فلبيني كافر ولله الحمد و المنة
Jangan lupakan mereka didalam doamu
Video Tentara Salibis AS Mengencingi Jenazah Syuhada Taliban

Kebiadaban tentara salibis amerika kembali terulang lagi terhadap jenazah mujahidin Taliban yang gugur dimedan perang. Sebuah video amatir yang memperlihatkan 4 personil tentara salibis amerika dari korp marinir tengah mengencingi 3 jenazah mujahidin Taliban bersimbah darah yang gugur dimedan perperangan. Sungguh perbuatan yang biadab, tidak terhormat dan tidak manusiawi yang dilakukan oleh para tentara salibis negara yang dikatakan sangat menjunjung nilai kemanusian namun paling banyak melanggar nilai kemanusian tersebut sendiri.
Juru bicara Taliban, Dzabihullah Mujahid mengungkapkan bahwa selama satu dekade jihad melawan agresor salibis AS, tentara salibis AS sudah ratusan kali mengencingi jenazah mujahidin Taliban. Video yang saat ini beredar hanyalah secuil bukti atas kebiadaban penjajah yang marah karena kalah di medan pertempuran.
Dari pihak thoghut afghanistan, Preseiden Hamid Karzai mengatakan bahwa tindakan ini "benar-benar tidak manusiawi" dan juga menyerukan kepada militer AS untuk menghukum para Marinir yang melakukan tindakan tersebut.
Bahkan thoghut afghanistan yang lainnya, yaitu Kementerian Pertahanan Afghanistan juga mengutuk tindakan marinir yang ada dalam video itu, yang mereka gambarkan sebagai sangat "mengejutkan."
Dari pihak salibis, Pasukan Bantuan Keamanan Internasional ISAF mengatakan tindakan tak senonoh itu tampaknya telah dilakukan oleh sekelompok kecil tentara AS, yang tampaknya tidak lagi bertugas di Afghanistan." Pernyataan itu tidak mengidentifikasi personil atau menjelaskan mengapa ISAF mengira mereka telah meninggalkan negara itu.
Apapun pendapat mereka, jelas perbuatan ini tak sepatutnya dilakukan oleh manusia yang bermoral. Terlebih amerika mengklaim dirinya sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai kemanusian tapi pada kenyataannya amerika sendirilah yang menginjak-nginjak nilai kemanusian itu sendiri dengan sikap angkuh dan arogannya.
Semoga Allah Ta'ala membalas kematian para mujahidin Taliban yang gugur fie sabilillah dengan kenikmatan syurga yang Allah janjikan. Dan menghancurkan barisan musuh-musuh Allah dan mempermalukan mereka baik di dunia maupun di akhirat kelak. Wallahu'alam bishawab.
http://www.videozer.com/video/UDYzWG
Link Unduh Video
http://www.archive.org/details/flibin-2011-09
Source: Syumukhul Islam
Klik read more untuk melihat link download dan lirik syair ini.
Lirik
Apa gerangan yang dilakukan musuh pada diriku
Aku...Sungguh surgaku...ada dihatiku
Dan taman-taman yang indah...ada di dadaku
Ia selalu...terus ada tetap bersamaku...
Dan selalu...ikut kemana saja kepergianku...
Tak seorangpun bisa...merampasnya dariku...
Aku...andai mereka sampai memenjarakanku...
Maka itulah waktu khalwat bersama Tuhanku...
Dan jika mereka berani membunuhku...
Sungguh...itulah bentuk kesyahidan bagiku...
Dan mereka pun akan...segera menyusulku...
Dan Jikalau mereka dari negri ini mengusirku...
Maka kuanggap itulah...bentuk wisataku...
Aku...adalah aku...
Yang mengerti benar jalan hidupku...
Aku takkan pernah peduli dengan orang yang mencelaku...
Selagi Allah tetap ridho dan mencintaiku...
Aku tau...kamu tidak menyukaiku...
Tapi itu tidak masalah selama aku ada di jalan Tuhan ku...
Dan mana mungkin syeitan menyukai ajaran Nabi ku...
TAUHID...akan ku junjung di atas kepala ku...
Dan PANCASILA SYIRIK kan ku injak dengan kaki ku...
RUKUN ILLAHI ku anggkat tinggi dengan tangan ku...
Dan UNDANG-UNDANG KAFIR kan kutebas dengan pedangku...
Enyahlah...hai hamba THOGHUT...
Kalian adalah musuh abadiku...
Dan aku adalah musuhmu sepanjang hidup ku...
Bila kalian ragu dengan ajaran TAUHID ku...
Dan merasa benar dengan ajaran musuh Tuhan ku...
Mari...kita mati bersama kau dan aku...
Beginilah keadaan terakhir Sang Singa Tauhid, Ust. Amman Abdurrahman (Allahuma Fukka Asrohum) yang sempat direkam oleh ikhwan-ikhwan. Ust. Amman ditempatkan dalam sel isolasi di penjara mako brimob (Laknatullah'alaih). Semoga Allah senantiasa melindungi Sang Singa Tauhid ini dan mempercepat pembebasannya, Amien.
Inilah cuplikan video seorang tentara afghanistan yang telah membunuh 5 personel tentara kafir polandia yang notabene adalah rekan sesama sekutu dan dalam video ini tentara afghanistan tersebut bergabung dan diterima secara hangat oleh Mujahidin Thaliban Afghanistan (Imarah Islamiyyah Afghanistan). Video ini ditayangkan oleh stasiun tv aljazera dan pada video tersebut ia menjelaskan bahwa alasan ia membunuh teman sekoalisinya karena para pasukan salibis lebih banyak membunuh sipil-sipil yang tak berdosa dan menyebutkan keinginannya untuk bergabung dengan thaliban.
Download









